Sektor Pertambangan

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan daerah yang potensial di bidang pertambangan, karena terdapat banyak tanah yang mengandung mineral bijih timah dan bahan galian yang tersebar dan merata, yaitu pasir kuarsa, pasir bangunan, kaolin, batu gunung, tanah liat dan granit.

 

TIMAH

Provinsi ini sudah dikenal sebagai penghasil timah putih (stanum) yang telah dikenal luas di pasar internasional dengan merk dagang BANGKA TIN.  Penambangannya sebagian besar masih diusahakan oleh 2 (dua) perusahaan besar yaitu PT. Tambang Timah, Tbk dan PT. Kobatin. Namun jumlah produksinya telah mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebesar 9,7% dari 37.680,20 Sn menjadi 37.316,60 Sn pada tahun 2011.

Berdasarkan data data geologi hampir di semua wilayah baik didarat maupun dilaut mempunyai cadangan timah yang dikenal dengan istilah world’s tin belt (sabuk timah dunia).

 

BAHAN GALIAN C

No.

Jenis Bahan Galian

Cadangan

1.

Pasir Kwarsa

1.482.301 Ton

2.

Pasir Bangunan

666.188,06 Ton

3.

Kaolin

205.487,50 Ton

4.

Granit

55.508,29 M3

5.

Tanah Liat

89.551,12 M3

 

PASIR KUARSA

Potensi cadangan pasir kuarsa  pada tahun 2011 sebanyak 1.482.301 ton terdiri dari 2.976 ton berada di Pulau Bangka dan 1.479.325 ton berada di Pulau Belitung.

Jumlah dan Luas Usaha Pertambangan Pasir Kuarsa di Kabupaten Belitung sebanyak 36 dengan luas usaha 5.254,71 Ha masing-masing berada di kecamatan Gantung, Simpang Pesak dan Damar.

 

KAOLIN

Endapan Kaolin Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dijumpai pada beberapa tempat di antaranya di daerah Badau, Dendang, Manggar, Membalong, Kelapa Kampit, dan wilayah lainnya. Kaolin ini berwarna putih, berbutir halus, lunak, dan lengket apabila basah, sebagian bersifat pasiran

 

BATU BESI

Di daerah Kabupaten Belitung Timur Prov.Kep.Bangka Belitung terdapat sekitar 26 perusahaan skpkpd/kp batu besi (hematite) dengan luas kp sekitar 1.536,20 ha.

 

ZIRKON

Zirkon di Kabupaten Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diperkirakan terdapat bersamaan dengan endapan timah sekunder, baik berupa endapan sungai maupun endapan pantai. Butirannya yang halus dan warna yang bening agak sulit dibedakan dari butiran kuarsa yang banyak dijumpai di seluruh wilayah Propinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sebagaimana endapan timah, untuk mengetahui potensi zirkon ini perlu dilakukan penelitian dan eksplorasi lebih lanjut.

 

MONASIT

Endapan monasit di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ditemukan di Gunung Muntai. Menurut Direktorat Sumber Daya Mineral (Peta Sebaran Mineral Logam P. Sumatera Bagian Selatan, 1998), monasit di Gunung Muntai memiliki cadangan terukur sebesar 182,9 ton. Selanjutnya dalam pengamatan lapangan di Gunung Muntai dijumpai banyak singkapan batu granit yang diduga mengandung monazit di bagian pinggang dan puncak gunung, namun secara megakopis sangat sulit mengetahui kandungan mineral tersebut dalam batu granit.